BotamMovie

Istilah-istilah Kualitas dalam Film

Di bawah ini beberapa istilah kualitas film yang sering muncul ketika kita akan mendownload sebuah film :

KUALITAS FILM BERDASARKAN RELEASENYA :

1. CAM
Tipe ini merupakan kualitas terburuk dari sebuah film. Sumber film direkam dari bioskop dengan menggunakan video kamera portabel / handycam. Selain gambarnya buram, suaranya juga buruk, karena banyak noise yang ikut terekam, misal suara penonton. Diantara itu semua yang paling menyebalkan adalah gambar kadang sering bergerak-gerak, hal ini mungkin disebabkan karena kamera yang digunakan untuk merekam film tersebut bergoyang.
Sebenarnya untuk kualitas suaranya tergantung pada jarak si perekam apakah dekat dengan sumber suara  atau jauh dari sumber suara, konsekuensinya adalah ketika si perekam dekat dengan sumber suara maka  suara yg dihasilkan cukup baik dan ketika si perekam jauh dari sumber suara hasilnya menjadi buruk sekali. Bukan hanya itu kualitas kamera saat mengambil gambar sangat berpengaruh pada hasil.

2. TELESYNC ( TS )
Sama seperti kualitas CAM yg berasal dari rekaman bioskop. Hanya saja pada saat proses perekaman film si perekam meletakkan alat audio recording dekat dengan sumber suara yang kemudian suara tersebut disatukan dengan hasil rekaman videonya, menggunakan software video editor sehingga kualitas suara yang dihasilkan dari jenis video ini bisa dikatakan lumayan baik daripada kualitas CAM diatas. Biasanya di bioskop ada line khusus yang biasanya digunakan untuk orang yang pendengarannya terganggu, nah si pembajak menggunakan media ini. Dan untuk kualitas gambar sama saja dengan kualitas CAM tergantung dari peletakan kamera pada saat merekam.

3. TELECINE ( TC )
Adalah proses perekaman video menggunakan alat untuk menyalin film dari projector ke format digital atau biasa disebut alat Telecine. Untuk kualitas audio dan videonya lumayan baik. Karena dicopy dari sumber aslinya. Biasanya film ini masih memiliki time counter di atas dan bawahnya layarnya.

4. WORKPRINT (WP)
Video ini biasanya dibuat dari versi film yang belom jadi alias setengah matang. Umumnya tipe ini kehilangan effect2 yg terdapat pd film yg direkam, tanpa teks, msh ada time index marker, terkadang ada watermark, dll. Biasanya versi ini keluar jika film tersebut adalah film yang dinanti2 alias calon box office sehingga orang niat aja gitu menyebarkan or mendistribusikan versi setengah matang agar orang ngga mati penasaran. Yang paling heboh dulu Film Man In Black II, dimana versi WP-nya beredar dengan semua alien2-nya nggak ada karena blom selesai di-render pake komputer. Bingung2 dah tuh yg nonton :p Dan juga film Wolverine. Masih kliatan tali-temali di mana2…

5. SCREENER (SCR)
SCR itu merupakan pre-release sebuah film yang biasanya direkam dalam format kaset VHS yang didistribusikan oleh pembuat film ke toko2 rental, media, televisi untuk tujuan promosi. Ciri utamanya adalah ditengah2 film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat promosi atau informasi tentang film tsb. Terkadang cuma tampil bbrp detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film. Cukup menggangu bagi para penikmat film apalagi jika tulisannya yg keluar gede :]x

6. DVD-SCREENER (DVDScr)
Sama halnya sama SCR cuma ini biasanya dalam format DVD. Kalo Ripper-nya jago biasanya tulisannya dapat dihilangkan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD. DVDScr memiliki kualitas yg cukup bagus.

7. VHSRip
Merupakan hasil copy an dari kaset VHS yang sudah dirilis secara resmi. Jaman sekarang sudah mulai jarang tapi paling banyak jenis ini adalah video olahraga, rekaman TV dan tentunya………….BOKEP :maho:

8. PPV & VOD
PPV = Pay Per View dan juga VOD = Video-On-Demand merupakan film yang direkam menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar. Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel2 berbintang, klub film, organisasi2 khusus (seminar / workshop), TV kabel, etc…
Untuk kualitas suara dan gambarnya udah cukup bagus.

9. DivX-XviD
Merupakan film yang disalin dari DVD / VCD aslinya, damun di encode ulang, untuk menghasilkan ukuran yang lebih kecil. Tipe ini sering dijumpai pada dunia underground dan fansub. Contoh film-film anime biasanya tergolong ke dalam jenis ini. Untuk kualitas suara dan gambarnya udah cukup bagus.

10. R5
R5 maksudnya DVD yang dirilis khusus untuk region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Africa, North Korea & Mongolia). Perbedaan mendasar R5 dg versi biasa adalah bahwa versi ini diproduksi dgn transfer langsung telecine / TC tanpa adanya proses pengolahan gambar / rendering / encoding.

Untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut. Sourcenya sendiri berasal dari DVD yang telah release terlebih dahulu di Rusia.

11. DVDRip
Ini merupakan hasil copyan dari DVD yg sudah dirilis secara resmi. Sumber film di copy dari DVD release resminya. Kualitas ini menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan proteksi copy sudah dilumpuhkan oleh si Ripper sehingga DVDRip ini mudah untuk di distribusikan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD & DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD. Kualitasnya sangat baik, karena langsung dicopy dari sumber aslinya. Jadi DVDrip bakal ada kalau DVD resminya sudah di rilis.

12. TVRip / Episodes
Ini merupakan film yang direkam dari TV menggunakan peralatan recording seperti recorder VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capturenya dari koneksi coaxial/composite/s-video port. Itu loh kabel merah, kuning, putih yang ada dibelakang TV/VCD/DVD Player. Kalo yang s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya.

Jenis
Film-nya sangat variatif. Kulitas bergantung pada stasiun televisi yangmenyiarkan, apakah film tersebut disiarkan dalam format high definition atau tidak. Kalau film tersebut disiarkan dengan format high definition, maka kualitasnya akan sangat baik.

13. HRHDTV / HR.HDTV / HDTV / HD.TVrip
High Resolution High Definition merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition. Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition.
Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640×352 (360p) dan 960×528 (540p).

14. WEBRip / WEB-DL
Sesuai dengan namanya, WEBRip adalah versi hasil rip (salinan) dari sebuah website dengan kualitas bagus.WEB-DL biasanya bersumber dari iTunes Store atau Web-web penyedia tayangan film/TV dengan kualitas baik. Biasanya WEB-DL memiliki kualitas lebih baik dari HDTV karena menggunakan DD 5.1, maka ukuran file-nya pun lebih besar dari HDTV. Di versi WEB-DL juga biasanya tidak terdapat logo TV / iklan berjalan dibawah layar seperti yang terdapat di versi HDTV

15. mHD
Mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280×5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.

16. Bluray:
Nah, ini dia kualitas film terbaik gan, Bluray. Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920×1080 (1080pixel) atau 1280×720 (720p). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Sama seperti DVDRip, tapi ini merupakan hasil copyan dari Blu-Ray Disc yg sudah dirilis secara resmi. Kualitas copyan dari BluRay Disk sangat tinggi, sehingga gambarnya pun sangat detail dan jelas. Kualitas ini sangat jauh lebih baik dari DVDRip.

Selain Bluray, suka ada juga tuh BDRip dan BRRip, apa sih bedanya?

BRRip = An XviD encode from a Blu-Ray release (i.e. a 1080p *.mkv file).
BDRip = An XviD encode directly from a source Blu-Ray disk.
Masih kurang paham? Mari kita bahas lagi
Jadi gini nih, secara garis besar tidak ada perbedaan antara 2 jenis “Rip” ini. Namun ada sedikit pertimbangan khusus yang dapat membuat keduanya berbeda.
BRRip diambil langsung dari sumber Blu-Ray disk yang sudah di Rip (bukan sumber langsung dari BluRay nya), jadi jika sumber RIP yang diambil memiliki error atau AR (aspect ratio) yang buruk, maka hasilnya BRRip juga akan buruk.
Berbeda dengan BDRip, karena rip langsung dari sumbernya, masalah-masalah seperti AR tidak akan ada.

17. Unrated / Extended Version
Unrated version = the version you couldn’t see at theatre.
Maksudnya, adegan atau scene yang ga boleh ditayangin dibioskop bisa kamu liat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence, dll. Untuk porno tidaknya relatif. Untuk film2 seperti American Pie ya emang isinya jadi hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated.

Secara Garis Besar Urutan KUALITAS Film Berdasarkan Releasenya sbb. Meskipun Tidak Mutlak Sprti Ini :

CAM –> TS –> TC –> DVDScr –> R5 –> DVDRip –> WEBRip / WEB-DL –> mHD –> BRRip

NB :
Jadi…downloadlah film dengan kualitas BRRip gak bakalan nyesel…apalagi ada versi PaHe alias Paket Hemat!!! 🙂